Di sebuah desa nelayan dipesisir pantai pulau Bangka, oleh desa yang tenang, di mana debur ombak menjadi melodi sehari-hari dan aroma asin laut meresap dalam
setiap hembusan angin, hiduplah seorang pemuda bernama Bujang Katak.
Di sebuah desa nelayan dipesisir pantai pulau Bangka, oleh desa yang tenang, di mana debur ombak menjadi melodi sehari-hari dan aroma asin laut meresap dalam
setiap hembusan angin, hiduplah seorang pemuda bernama Bujang Katak.